FAKTA MENGENAI TIENS, SEBUAH INDUSTRI MLM ASAL CHINA YANG MENDAPATKAN SERTIFIKAT HALAL & SYARIAH DARI MUI

by - December 08, 2019


Bangkalan – Tidak sedikit orang yang menilai bahwa bisnis MLM (Multi Level Marketing) adalah sebuah bisnis yang berakhir pada penipuan. Alhasil, MLM sering di cap sama dengan penipuan. Bahkan tidak sedikit orang pula yang mengatakan bahwa bisnis MLM adalah bisnis yang haram.

Meski demikian, perlu saya jelaskan bahwa tidak semua MLM itu berarti haram. Ada beberapa bisnis MLM yang halal, salah satunya adalah Tiens Internasional. Tiens merupakan sebuah  perusahaan Multi Level Marketing asal China yang berdiri pada tahun 1995 dan mulai masuk ke Indonesia pada tahun 2000, Tiens juga memiliki kantor cabang di lebih dari 110 negara dan cakupan bisnisnya telah menjangkau lebih dari 190 negara. Produk yang ditawarkan perusahaan Tiens adalah produk Kesehatan, namun saat ini sudah mulai berkembang dengan menawarkan beberapa produk lainnya, seperti alat kesehatan dan juga skincare untuk kecantikan.

Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan bisnis Multi Level Marketing (MLM) Tiens Indonesia sesuai dengan syariat Islam.

Pada tahun 2013, ketua DSN MUI, Ma’ruf Amin mengatakan setelah melakukan penelitian melalui laboraturium dan Lembaga Pengawas Obat Dan Makanan (LPOM) MUI maupun langsung mengecek ke pabriknya yang berada di China, dan sistem penjualan MLM produk Tiens, menetapkan produk Tiens halal dan sistem penjualan produknya sesuai  syariah.

Menurut Ma’ruf suatu produk dinyatakan halal karena kandungan dalam produk tersebut tidak ada yang mangandung zat yang ditetapkan sebagai Nazis dan haram berdasarkan syariat islam. Selain itu produk yang dipasarkan juga harus berkualitas, thayib dan menjauhi syubhat (sesuatu yang masih meragukan), sistem akad harus memenuhi kaidah dan rukun jual beli sesuai hukum Islam.

“Produk Tiens dijamin 100% halal, bahkan seluruh produk Tiens, seperti kapsul terbuat dari tumbuhan bukan hewan, dan kami berkomitmen akan terus mengikuti aturan yang ditetapkan oleh MUI” ungkap Li Jinyuan, selaku pendiri Tiens Internasional.

Pernyataan pada tahun 2013 dari pendiri Tiens tersebut benar-benar terbukti sampai tahun 2019 ini. Baik produk yang di pasarkan maupun sistem bisnisnya masih sesuai dengan aturan syariat Islam. Dengan demikian maka terbukti bahwa tidak semua bisnis MLM itu haram.


Penulis
Fatin Hamamah
Robiatul Auliyah, SE., MSA

You May Also Like

1 comments