Pencapaian Bonus Demokrafi Harapan Ibu Kota Baru

by - July 29, 2019

Harapan Baru untuk Ibu Kota baru
Indonesia sebagai Negara demokrasi hingga saat ini masih dalam tahap berkembang. Sejak munculnya isu perpindahan Ibu Kota Negara oleh Presiden Joko Widodo, maka harapan baru untuk menjadikan Indonesia sebagai Negara maju optimis untuk dijuwudkan. Pasalnya, seperti yang telah diketahui, bahwasannya Ibu Kota Jakarta saat ini tidak lagi memberikan daya tampung yang kuat untuk dijadikan sebagai Ibu Kota Negara. Hal ini dapat diketahui dari semakin berkurangnya ketersediaan air bersih, terutama di wilayah Jawa Timur dan DKI Jakarta. Diketahui kualitas air sungai di Jakarta saat ini 96% tercemar berat. Ketersediaan air bersih dipicu semakin besarnya jumlah penduduk yang ada di DKI Jakarta khususnya di Pulau Jawa. Tercatat jumlah penduduk di Pulau Jawa mencapai 140 juta jiwa, sedangkan jumlah penduduk di DKI Jakarta menurut Badan Pusat Statistik Prov DKI Jakarta pada Januari 2017 mencapai 10.177.924 juta jiwa. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwasannya penduduk Indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa. Oleh sebab itu, pemindahan Ibu Kota sebagai citra dari suatu Negara menjadi langkah yang paling efektif untuk mengatasi permasalahan di Ibu Kota saat ini.
Perpindahan Ibu Kota menjadi solusi yang tepat. Menurut Kementrian Bapennas perpindahan ini perlu dilakukan, sebab menjadi beban Berat Bagi Jakarta. Tingginya beban Jakarta menurunkan daya dukung lingkungan dan menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar. Rawan banjir, penurunan permukaan tanah, kemacetan yang tinggi serta sistem transportasi buruk yang berakibat kemacetan, berdampak pada tidak efisiennya penggunaan bahan bakar. Dalam hal ini pemerintah dapat mengalami kerugian 65 Triliun di tahun 2017.

Harapan baru, tentu menjadi harapan bagi semua pihak mengenai isu perpindahan Ibu Kota Negara. Walaupun rencana ini sudah disinggung sejak era Ir. Soekarno, presiden ke 1 Republik Indonesia. Rentan waktu yang cukup lama ini, menjadi harapan baru di era Presiden Joko Widodo untuk dapat diwujudkan. Sehingga perpindahan Ibu Kota menjadi wajah baru bagi Indonesia sebagai Negara berkembang di Asia Tenggara. Perpindahan Ibu Kota dapat menjadi sarana bagi Indonesia untuk semakin aktif dan produktif dalam bersaing dengan Negara lain. Lokasi yang nyaman, aman dan minim akan bencana alam menjadi lokasi perlu diperhatikan dalam memilih lokasi Ibu Kota baru. Beberapa pulau yang direkomendasikan yakni Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera. Rekomendasi kedua pulau ini dipilih berdasarkan lokasi pulau yang minim terjadi bencana alam. Namun hingga saat ini belum ada penetapan secara resmi mengenai lokasi perpindahan Ibu Kota dari DKI Jakarta.
Mengahadapi persaingan ekonomi dan bisnis, saat ini Indonesia dihadapkan dengan revolusi 4.0. Hal ini menjadi tantangan baru pemerintah untuk mengatasi permasalahan atas ketersediaannya lapangan pekerjaan dan perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM). Isu perpindahan Ibu Kota Indonesia selain untuk menstabilkan pertumbuhan ekonomi , juga diharapkan bisa menyelamatkan ekosistem di Pulau Jawa. Selain itu, adanya perpindahan Ibu Kota diharapkan dapat menjawab berbagai isu permasalahan yang selama ini masih butuh perhatian pemerintah, yakni mengurangi pengangguran. Pemanfaatan usia produktif menjadi dasar terwujudnya bonus demokrafi dalam meningkatkan pertumbuhan nasional. Keadaan jumlah penduduk diusia produktif pada Bonus Demokrafi perlu dimanfaatkan dan dikelola dengan baik sehingga mendatangkan keuntungan bagi Negara.

Perpindahan Ibu Kota sebagai pusat pemerintahan diharapkan menjadi perubahan sistem baru dalam
mengatasi pengangguran yang ada di Indonesia saat ini. Peran aktif pemerintah yang bersinergi dengan masyarakat menjadi titik kesusksesan Indonesia dimasa mendatang. Sumber daya manusia yang bagus juga menjadi salah satu cara terwujudnya semangat Indonesia maju. Ibu Kota baru diharapkan dapat menjadi peluang baru bagi mayarakat. Ketersediannya lapangan pekerjaan dengan memanfaatkan bonus demokrasi yang merata disetiap daerah diharapkan dapat mengurangi lajur urbanisasi. Selain itu, dimanapun lokasi perpindahan Ibu Kota baru dijalankan maka pemerintah harus tetap memperhatikan kelangsungan masyarakat sekitar tanpa mengubah kearifan lokal daerah dan mengatasi permasalahan yang sebelumnya terjadi di Ibu Kota lama.

You May Also Like

6 comments

  1. memang Hakarta sekarang udah sumpek penuh mengingat posisinya sebagai pusat administratif dan ekonomi, memang renacan ini amat baik, jd kota adminitratif dibedakan sama kota ekonomi, speerti malaysia yang udah duluan

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, betul banget. semoga adanya ibu kota baru membawa harapan baru menjadi ibu kota yang lebih baik lagi :)

      Delete
  2. Justru kekayaan alam dan budaya lokal harus tetap lestari meski pembangunan ibukota sedang berjala

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, jangan sampai pindah ibu kota budaya lokalnya terasingkan :(

      Delete
  3. Semoga dengan adanya ibukota baru nanti bisa meningkatkan perekonomian Indonesia yang lebih baik dan maju ya

    ReplyDelete