Lulus SMA kamu perlu pemahaman ini!

by - January 21, 2019

Sudah 4 tahun aku lulus sekolh menengah atas namun permasalahan mengenai pendidikan di lingkungan sekitar ku masih sama saja. Walau terkadang aku pikir dengan semakin banyaknya aku bertemu adik kelas ku di event - event kampus masalah kegalauan tentang melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas sudah tidak ada lagi.

Tapi, semenjak aku lulus. Aku selalu mendapatkan pesan baru by whatsapp. Dimana mereka (adek kelasku) yang aku kenal di satu organisasi masih mengutarakan kegelisahannya tentang pendidikan.  

Rata - rata mereka curhat padaku dengan problem yang berbeda beda. Ada yang tidak mampu tapi ingin sekolah. Ada yang mampu namun orang tua tidak mengijinkan. Bahkan ada yang tidak mampu dan orangtua tidak mengijinkan. So sad if i hear about that.

Ketika mendengarkan permasalahan mereka aku selalu tak henti hentinya bersyukur kepada yang Maha Kuasa. Allah memberikan beragam jalan bagiku untuk melanjutkan pendidikan. Bahkan orang tua ku tergolong orang tua yang gak pernah membahas tentang perjodohan dan segala macemnya untuk anak gadisnya. Ya benar, aku berasal dari desa. Dimana teman teman SD ku rata rata sudah menikah dan punya anak. 
Beruntungnya lagi aku lahir dalam keluarga yang saling mendukung pilihan masing masing. Aku tidak bernah dilarang berkegiatan apapun (asalkan itu positif ya). Kedua orang tua ku hanya selalu berpesan "jaga diri dan jangan minta duit" wkwkwk so simple kan hahaha

Nah kembali ke mereka yang masih bingung dengan perkuliahan aku hanya selalu memberikan nasehat untuk tetap semangat dalam menimba ilmu. Aku selalu menyarankan pada mereka kalau ridho orang tua itu adlh segala galanya. Jangan gara gara ingin kuliah di kampus ini itu kita jadi fight sama orang tua sendiri. Kita harus pahami dulu kenapa orang tua tidak mendukung. Apakah betul memang terkendala biaya atau terkendala lingkungan sosial yang mana stereotip masyarakat untuk perempuan akan kembali ke dapur jadi percuma kuliah. Hal hal semacam ini yang perlu kita pahami sebagai anaknya. Karena yang tau orang tua kita ya kita sendiri. 
Dan selalu aku sampaikan pada adik adikku bahwa "mencari ilmu itu  tidak harus di bangku sekolah atau kuliah, dimanapun bisa". Jangan pernah berfikir anak mondok itu tidak mencari ilmu dan tidak berpendidikan. Mereka sama, namun berbeda tempat saja dan proses yang berbeda. 

Nasehat yang seperti itu yang sering aku sampaikan pada adik kelasku. Yah namanya kuga senior bisanya cuman kasi semangat dan petunjuk. Secara finansial pun aku gak bisa bantu. Namun pemahaman pemahaman semacam itu menurut aku perlu mereka punya untuk dapat menempatkan diri dan bersikap. 

Jadi berikan pemahaman kepada orang tua. Bentuk kepercayaan bapak ibu dan saudara untuk mendapatkan dukungan. Dan ciptakan hati yang tabah, sabar dan ikhlas disetiap prosesnya. Jangan lupa ciptakan kebahagiaan versi kamu disetiap moment. Karena percuma ingin hidup seperti orang lain kalau nyatanya hidup kita tidak bisa menerimanya. Berbahagialah dan tetap semangat menggapai mada depan. 


See you 

You May Also Like

0 comments