Pisah Kenang HIMAKOM Periode 2017 Membawa Haru

by - March 20, 2018

Dahulu tepatnya satu tahun lalu, kami mengikrarkan janji bahwa kami akan menyempatkan waktu dan memprioritaskan satu hari dalam seminggu untuk berkumpul dan berbagi bersama.
Hari selasa, tepatnya malam Rabu jam 19.00 menjadi hari special untuk Himakom. Janjinya dulu, tidak usah kita membahas hal hal berat, yang penting kita kumpul dulu nanti ide akan menyusul. Ya benar, kita lakukan itu. Berat diawal memang, tapi ya sebuah tanggung jawab menjadi alasan kita memulai.
Tapi, malam ini adalah malam selasa yang berbeda dari tahun lalu, masa periode yang sudah pergantian Ketum baru dengan komposisi anggota yang baru pula, menjadikan aku harung out dari keluarga kecil ini untuk meneruskan regenerasi. Sebenarnya boleh saja untuk tetap berada di rumah yang sama, tapi aku sadar umur dan sadar diri. Kalau tetap aku saja pemainnya terus siapa dong peran penggantinya?. Tentu rumah itu memerlukan orang baru untuk menghasilkan hal baru sesuai kreasi penghuninya.
Yups, usailah masa periodeku. Tapi kesan dan pengalaman menariknya masih sangat terasa.
Sudah ada setidaknya 5 program yang sudah kita adakan untuk menghiasi rumah tercinta dengan penghuninya.
Gathering Pengurus Himakom


Acaranya memang gak seberapa tapi momentnya yang tak terlupakan. Sedih senang sudah biasa, bahkan pertengkaran hingga kata kata kurang sopanpun pernah kita alami. Bagi kami, kita ini keluarga. Keluarga gak ada rahasia atau unek unek yang terpendam. Suka ataupun gak suka, selalu kita utarakan.
Jadi selasa lalu menjadi malam terakhir kita berkumpul bersama, kita rayakan dengan perpisahan kecil tapi bermaksa. Berisi rasa ucapan terimakasih selama menjadi rekan kerja, laporan dan apreasiasi masing masing devisi, karaoke bersama dan tak lupa foto bersama menjadi moment yang sangat perlu dan penting untuk dilakukan.

Terimakasih HIMAKOM sudah memberikan banyak hal baru. Pengalaman, loyalitas kretifitas yang membuatku semakin banyak belajar. Pesanku untuk juniorku, harus tetap semangat dan bagi ketum baru selalu tabah sampai akhir bersama anggota yang memiliki pemikiran yang berbeda tapi harus bisa menjadi penengah dalam setiap persoalan. Berani mengambil keputusan dengan mempertimbangkan resiko negative seminim mungkin. Karena ketua harus siap berfikir lebih banyak daripada anggotanya.

You May Also Like

0 comments