Mesin Apheresis: Bakti Prudential untuk Anak Penderita Kanker

by - January 11, 2018



Sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia ketika mendengar kata Prudential. Perusahaan asuransi yang sudah lama berdiri dan masih aksis hingga sekarang. Salah satu asuransi prudential dalam bentuk kesehatan.
Pentingnya mengikuti asuransi kesehatan sangat diperluka untuk menjamin biaya sakit dimasa yang akan datang.
Sakit dapat menimpa siapa saja. Ntah itu sakit perut, sakit mata, sakit gigi bahkan sakit hati yang biasa dialami remaja jaman sekarang. Tetapi, memiliki hidup sehat dan terhindar dari penyakit yang ku maksudkan adalah penyakit yang berbahaya yang kemunculannya tidak secara langsung kita rasakan, tapi tiba – tiba datang dan tentunya menyakitkan. Salah satunya adalah penyakit kanker yang hingga saat ini belum ditemukan obat pastinya.

Kanker dapat menyerang siapa saja tanpa memperdulikan latar belakang penderita. Apalagi, ditahun 2017 banyak sekali berita – berita pengidap kanker yang berakhir dengan kematian. Salah satunya yang sangat gencar diinfokan di televisi adalah kanker yang diderita oleh anak kecil Hayfah penderita kanker mata. Kanker mata yang diderita Hayfah diidapnya setelah sembuh dari sakit leukemia .

Menindak lanjuti berita – berita tentang penderita penyakit kanker yang cukup sering diberitakan dimedia massa. Prudential selaku perusahaan asuransi kesehatan baru – baru ini secara resmi menyerahkan sebuah Mesin Apheresis kepada Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI). Mesin Apheresis ini merupakan salah satu bentuk komitemen prudential dalam menunjang penyembuhan berbagai penyakit kanker. Kerasnya penyakit kanker yang mulai menyerang anak diusia dini pada saat ini menjadikan Prudential memiliki kewajiban untuk memberikan Mesin Apheresis dalam bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

Potong pita pemberian Mesin Apheresis

Pentingnya pengetahuan tentang hidup sehat menjadi hal yang perlu diketahui oleh masyarakat. pengetahuan bisa didapat sejak kita berada dibangku Sekolah Dasar bahkan dijaman sekarang sudah ada sekolah anak usia dini atau yang biasa disebut sekolah PAUD. Berawal dari pendidikan tingkat dini anak – anak dapat mengatahui pentingnya kesehatan dan bahaya dari makanan atau tindakan yang dapat menyebabkan sakit.


Prudential sudah ke enam kalinya bekerja sama dengan YOAI untuk pemberian donasi berupa mesin Apheresis yang bertujuan untuk membantu anak – anak dalam melawan penyakit kanker. Mesin Apheresis yang didonasikan oleh Prudential dapat digunakan di Rumah Sakit Universitas Hasanudin Makassar, sebagai wujud komitmennya untuk terus berfokus kepada perlindungan kondisi kritis.



Pemberian mesin Apheresis ini merupakan suatu cara penanggulangan penyakit kanker pada anak – anak. diharapkah dari pemberian mesin Apheresis ini dapat memberikan sebuah harapan baru bagi anak penderita penyakit kanker untuk bisa menjalani kehidupan sehari – hari tanpa rasa sakit.

Selain rumah sakit  Universitas Hasanuddin, penerima Mesin Apheresis diantaranya RSUD Hasan Sadikin Bandung, RSUD Sakit Dr. Soetomo Surabaya, RSUP Sardjito Yogyakarta, RSUP Sakit Sanglah Denpasar, Rumah Sakit Kanker Dharmis Jakarta, RSUD Cipto Mangun Kusumo Jakarta. 

Peran anak dalam perkembangan sebaga generasi penerus sangat penting. Oleh sebab itu, menjaga kesehatan sedini mungkin itu perlu. Menjalani pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan yang berbizi dan bervitamin, serta rutin berolahraga agar tubuh tetap sehat dan bugar. Hal kecil semacam ini mudah sekali jika dipraktekkan dalam kehidupan sehari hari, tapi kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat sangat minim diketahui masyarakat.

Anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus disiapkan sejak dini. Jadi pola hidup sehat harus diterapkan pula agar terhindar dari macam penyakit, khususnya penyakit kanker. Ketika sejak dini kenker sudah diderita maka anak akan terfokuskan pada rasa sakit. Sedangkan, orang tua akan focus berfikir pada proses penyembuhan kanker. Sehingga, waktu untuk memikirkan bagaimana kelangsungan bangsa untuk menjadi lebih baik lagi sedikit berkurang.

So, kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjadi penerus bangsa?


Hidup sehat dimulai dari kesadaran kita. Seperti pepatah mengatakan “Mencegah lebih baik daripada mengobati”. 

You May Also Like

0 comments